Aplikasi Pembelajaran Keagamaan dan Saintek
Rancangan program pembelajaran berbasis pengalaman yang mengintegrasikan praktik Manasik Umrah, kunjungan edukatif ke PP-IPTEK TMII, serta kemampuan prosedural Bahasa Inggris.
PracticeExploreCommunicateReflectIdentitas Program
Waktu dan Tempat Pelaksanaan
26 SEP 2026
Asrama Haji Bekasi
27 SEP 2026
Eksplorasi sains dan teknologi serta pelaksanaan misi pembelajaran Bahasa Inggris prosedural.
Latar Belakang
Pembelajaran yang bermakna tidak hanya berlangsung melalui penyampaian materi di dalam kelas, tetapi juga melalui pengalaman langsung yang memberikan kesempatan kepada murid untuk memahami, mempraktikkan, menjelaskan, dan merefleksikan apa yang telah dipelajari. Oleh karena itu, pembelajaran perlu dirancang agar murid tidak hanya mengetahui suatu konsep, tetapi juga mampu menerapkannya dalam situasi nyata.
Salah satu kemampuan penting yang perlu dikembangkan dalam pembelajaran adalah kemampuan prosedural, yaitu kemampuan memahami, mengikuti, menyusun, dan menjelaskan tahapan atau langkah-langkah suatu kegiatan secara runtut dan logis. Dalam pembelajaran Bahasa Inggris, kemampuan tersebut antara lain diwujudkan melalui kemampuan understanding procedures, following instructions, giving instructions, dan explaining a process. Kemampuan ini dapat dikembangkan secara kontekstual melalui pengalaman nyata yang dekat dengan kehidupan murid.
Dalam aspek keagamaan, kemampuan prosedural dapat diterapkan melalui Praktik Manasik Umrah. Murid tidak hanya mempelajari tata cara umrah secara teoritis, tetapi memperoleh pengalaman untuk mengikuti dan menjelaskan urutan pelaksanaannya, mulai dari ihram dan niat, talbiyah, tawaf, sa'i, hingga tahallul. Melalui kegiatan tersebut, murid belajar memahami bahwa suatu ibadah memiliki tata cara, urutan, ketentuan, dan adab yang harus dilaksanakan dengan benar.
Pengalaman tersebut sekaligus dapat menjadi konteks pembelajaran Bahasa Inggris. Murid dapat dilatih untuk memahami dan menyampaikan prosedur dalam Bahasa Inggris, misalnya melalui aktivitas “How to Perform Umrah”. Murid dapat menggunakan ungkapan dan sequencing words seperti first, next, then, after that, dan finally untuk menjelaskan tahapan manasik secara runtut. Dengan demikian, pembelajaran Bahasa Inggris tidak berdiri sendiri, tetapi terintegrasi dengan pengalaman keagamaan yang konkret dan bermakna.
Pada aspek sains dan teknologi, penerapan kemampuan prosedural dilakukan melalui kunjungan edukatif ke PP-IPTEK TMII/Indonesia Science Center. Murid memperoleh kesempatan untuk berinteraksi langsung dengan berbagai alat peraga dan fenomena sains, melakukan pengamatan, mencoba, mengidentifikasi proses, serta memahami bagaimana suatu alat atau fenomena bekerja.
Pengalaman di PP-IPTEK juga dapat menjadi konteks pengembangan kemampuan Bahasa Inggris melalui aktivitas “How Does It Work?” atau “How to Do It?”. Murid diarahkan untuk mengamati suatu alat peraga atau aktivitas sains, kemudian menjelaskan cara kerja, proses, atau langkah-langkahnya secara runtut dalam Bahasa Inggris. Dengan demikian, murid tidak hanya memperoleh pengetahuan sains, tetapi juga belajar mengomunikasikan proses dan prosedur menggunakan Bahasa Inggris.
Integrasi tersebut memberikan pengalaman pembelajaran yang bersifat lintas disiplin, di mana Pendidikan Agama memberikan konteks praktik ibadah, Bahasa Inggris mengembangkan kemampuan memahami dan mengomunikasikan prosedur, sedangkan Sains dan Teknologi memberikan ruang bagi murid untuk melakukan observasi, eksplorasi, dan menjelaskan proses berdasarkan pengalaman nyata.
Atas dasar tersebut, [Nama Sekolah/Lembaga] menyelenggarakan kegiatan Aplikasi Pembelajaran Keagamaan dan Saintek dengan mengintegrasikan Praktik Manasik Umrah dan Kunjungan Edukatif ke PP-IPTEK TMII sebagai wahana pembelajaran berbasis pengalaman.
Melalui kegiatan ini, murid diharapkan tidak hanya mengetahui, tetapi juga mampu melakukan, menjelaskan, dan mengomunikasikan. Pada aspek keagamaan, murid belajar mempraktikkan tata cara umrah secara benar; pada aspek saintek, murid belajar mengamati dan mengeksplorasi fenomena sains dan teknologi; sedangkan melalui Bahasa Inggris, murid dilatih untuk memahami serta menyampaikan prosedur dan proses dari pengalaman yang mereka lakukan.
“How to Perform Umrah”
“How to Explain It”
“How Does It Work?”
Konsep tersebut diharapkan dapat menciptakan pembelajaran yang kontekstual, aplikatif, komunikatif, dan menyenangkan, sekaligus memberikan kesempatan kepada murid untuk mengembangkan pengetahuan, keterampilan, karakter, dan kemampuan berkomunikasi melalui pengalaman nyata.
Dasar Pemikiran / Rasional Program
Program menggunakan pendekatan experiential learning, yaitu murid belajar melalui pengalaman langsung, pengamatan, praktik, eksplorasi, komunikasi, dan refleksi.
Tujuan Program
Tujuan Umum
Menyelenggarakan pengalaman pembelajaran terpadu yang menghubungkan pengetahuan dengan praktik nyata serta mengembangkan kemampuan prosedural, eksplorasi saintek, komunikasi, kolaborasi, dan refleksi.
Tujuan Khusus
- Murid mampu mengikuti dan menjelaskan tahapan Manasik Umrah secara runtut.
- Murid mampu mengamati dan mengeksplorasi fenomena sains dan teknologi.
- Murid mampu menghubungkan konsep saintek dengan kehidupan sehari-hari.
- Murid mampu menyusun dan menjelaskan procedure/process sederhana dalam Bahasa Inggris.
- Murid mampu bekerja sama, bertanggung jawab, dan melakukan refleksi terhadap pengalaman belajar.
Komponen / Aspek Pembelajaran
Tahapan Program
Survei lokasi oleh panitia, koordinasi, briefing, pengenalan materi, pembagian kelompok, persiapan LKPD, pengenalan misi, vocabulary Bahasa Inggris prosedural, dan kesiapan teknis.
Hari 1: Praktik Manasik Umrah di Asrama Haji Bekasi. Hari 2: Kunjungan edukatif PP-IPTEK TMII, eksplorasi wahana, observasi, pencatatan, dan dokumentasi bukti belajar.
Penyusunan English Procedure/Process, pengolahan hasil eksplorasi, dan komunikasi hasil belajar.
Refleksi individu, portfolio, assessment, feedback, dan tindak lanjut pembelajaran.
Rancangan Aktivitas
| Komponen | Aktivitas Utama | Bukti Belajar |
|---|---|---|
| Manasik Umrah | Praktik tahapan umrah, sequence challenge, pemaknaan nilai. | Manasik Learning Record |
| Survei PP-IPTEK | Survei lokasi oleh panitia, pemetaan jalur, pemilihan wahana, koordinasi teknis, dan validasi LKPD. | Site Survey Checklist & rekomendasi final |
| Kunjungan PP-IPTEK | Observasi, eksplorasi wahana, mencoba alat yang diperbolehkan, science mission, dan English procedural mission. | Science Exploration Record |
| English | Sequencing, following instructions, procedure writing, speaking. | English Procedure & Process |
| Reflection | Menilai pengalaman, tantangan, penemuan, dan rencana pengembangan. | Reflection Record |
| Portfolio | Menggabungkan seluruh bukti pembelajaran. | Learning Portfolio |
Rancangan Aktivitas Murid
Sebelum mengikuti kegiatan lapangan, murid dipersiapkan agar memiliki pengetahuan awal, kesiapan teknis, dan kemampuan prosedural yang diperlukan. Persiapan ini menjadi fondasi agar pengalaman Manasik Umrah dan eksplorasi saintek tidak sekadar menjadi kunjungan, tetapi menjadi pengalaman belajar yang terarah dan menghasilkan bukti pembelajaran.
Persiapan Diri dan Pengetahuan Awal
Murid mempelajari kembali aspek-aspek penting yang akan ditemui dalam kegiatan: tata cara dan ketentuan dasar Umrah, konsep dan fenomena sains dan teknologi yang relevan, penggunaan tools atau perangkat yang diperlukan, serta kosakata dan pola Bahasa Inggris untuk memahami dan menyampaikan prosedur.
Praktik dan Mengikuti Prosedur
Murid mengikuti tahapan Manasik Umrah secara runtut, memperhatikan ketentuan dan adab, menyelesaikan sequence challenge, serta mencatat bagian penting sebagai bukti proses belajar.
Eksplorasi Sains dan Teknologi
Murid mengamati wahana atau fenomena yang dipilih, mencoba aktivitas yang diperbolehkan, mencatat hasil pengamatan, mengajukan pertanyaan, membuat dugaan sederhana, dan menyelesaikan Science Mission.
Mengomunikasikan Prosedur dan Proses
Murid menyusun urutan langkah, menulis prosedur sederhana, memberi instruksi, dan menjelaskan proses dalam Bahasa Inggris menggunakan sequencing words seperti first, next, then, after that, dan finally.
Refleksi dan Portofolio
Murid meninjau pengalaman, mengidentifikasi hal yang dipahami dan yang masih perlu diperbaiki, menghubungkan pengalaman dengan kehidupan sehari-hari, lalu menyusun bukti belajar ke dalam Learning Portfolio.
Rangkaian Kegiatan: Survei Lokasi PP-IPTEK TMII
Survei lokasi PP-IPTEK TMII merupakan salah satu rangkaian kegiatan persiapan panitia. Kegiatan ini dilakukan untuk mengenali kondisi lapangan, memetakan alur kunjungan, memilih wahana yang relevan, melakukan koordinasi teknis, serta memastikan perangkat pembelajaran dan aspek keselamatan sesuai dengan kondisi lokasi.
Hasil Survei Lokasi
- Site Survey Checklist
- Peta/alur kunjungan kelompok
- Daftar wahana/fenomena terpilih
- Catatan teknis dan keselamatan
- Rekomendasi final pelaksanaan
Media Penayangan TOR
Web ini digunakan sebagai media penayangan TOR secara terstruktur dan responsif. Dokumen menampilkan rancangan program, rangkaian kegiatan, perangkat pembelajaran, serta informasi pelaksanaan agar mudah dipahami dan diakses sesuai kebutuhan. Web bukan merupakan tema program pembelajaran, melainkan media penyajian dokumen TOR.
Perangkat Pembelajaran
- LKPD Manasik Umrah
- LKPD PP-IPTEK
- LKPD English Procedure & Process
- Science Mission
- English Challenge
- Reflection Sheet
- Learning Portfolio
- Rubrik assessment
Manfaat Program
Output Program
- Digital Learning Journey peserta.
- Manasik Learning Record.
- Science Exploration Record.
- English Procedure & Process yang memuat pemahaman, penyusunan, pemberian instruksi, dan penjelasan proses.
- Reflection Record.
- Learning Portfolio.
- Assessment Record.
- Dokumentasi kegiatan.
Outcome Program
- Meningkatnya kemampuan memahami, mengikuti, dan menjelaskan prosedur.
- Meningkatnya kemampuan observasi, eksplorasi, dan penalaran saintek.
- Meningkatnya kemampuan prosedural Bahasa Inggris: memahami prosedur, mengikuti instruksi, memberi instruksi, menyusun procedure, dan menjelaskan proses.
- Meningkatnya kemampuan menghubungkan teori dengan pengalaman nyata.
- Berkembangnya curiosity, collaboration, responsibility, communication, dan reflection.
Indikator Keberhasilan
| Indikator | Target Awal |
|---|---|
| Penyelesaian learning mission | ≥ 90% peserta |
| Penyelesaian portfolio | 100% peserta |
| Kemampuan menyusun prosedur runtut | ≥ 80% peserta mencapai kriteria baik |
| Kemampuan menjelaskan temuan saintek | ≥ 80% peserta mencapai kriteria baik |
| English procedural communication | ≥ 80% peserta mencapai kriteria baik |
Assessment dan Evaluasi
Timeline Pelaksanaan
Sumber Daya dan Kebutuhan
- SDM: guru, pendamping, tutor manasik, pembimbing/guide, panitia.
- Transportasi: bus, tol, parkir, dan kebutuhan operasional perjalanan.
- Pembelajaran: LKPD, perangkat kegiatan, alat tulis, learning kit.
- Lokasi: tiket/biaya program sesuai ketentuan lokasi.
- Konsumsi: snack, makan, air minum, dan kebutuhan pendamping.
- Digital: domain, hosting, pengembangan, dan pemeliharaan platform jika diperlukan.
- Dokumentasi dan administrasi.
Rencana Anggaran Biaya
| Komponen | Ruang Lingkup |
|---|---|
| Persiapan | Survei lokasi, koordinasi, administrasi, pengembangan perangkat pembelajaran. |
| Transportasi | Bus, tol, parkir, operasional. |
| Konsumsi | Snack, makan, air minum, konsumsi pendamping/panitia. |
| Program Pembelajaran | Tutor manasik, pembimbing/guide, honor pendamping, LKPD, learning kit. |
| Tiket/Lokasi | Tiket PP-IPTEK dan kebutuhan lokasi sesuai hasil koordinasi. |
| Digital Platform | Pengembangan dan kebutuhan operasional web. |
| Dokumentasi & Operasional | Dokumentasi, komunikasi, perlengkapan, dan administrasi. |
| Contingency | Cadangan biaya untuk kebutuhan tak terduga sesuai kebijakan sekolah. |
Manajemen Risiko dan Keselamatan
- Briefing keselamatan sebelum perjalanan dan sebelum aktivitas.
- Pembagian kelompok dan pendamping yang jelas.
- Penetapan titik kumpul dan prosedur komunikasi.
- Pemetaan area yang perlu pengawasan khusus melalui survei lokasi.
- Pertolongan pertama dan kontak darurat.
- Pengaturan penggunaan alat/peraga sesuai instruksi lokasi.
- Prosedur penanganan peserta terpisah dari kelompok.
Pembagian Tugas
| Fungsi | Tanggung Jawab |
|---|---|
| Program | Koordinasi keseluruhan, timeline, dan pelaksanaan. |
| Akademik | Tujuan, materi, LKPD, aktivitas, dan assessment. |
| Manasik | Tutor, station, praktik, dan verifikasi. |
| PP-IPTEK | Koordinasi lokasi, survei, alur eksplorasi, dan keselamatan. |
| English | Procedure/process task dan communication assessment. |
| Peserta | Pengelompokan, kedisiplinan, dan pendampingan. |
| Digital | Web, input, portfolio, dan dokumentasi digital. |
Tindak Lanjut
Penutup
Program Aplikasi Pembelajaran Keagamaan dan Saintek dirancang sebagai pengalaman belajar terpadu yang menghubungkan praktik keagamaan, eksplorasi sains dan teknologi, serta komunikasi prosedural Bahasa Inggris.
Dengan dukungan perangkat pembelajaran dan media penayangan TOR berbasis web, kegiatan diharapkan menghasilkan pengalaman yang terarah, bukti pembelajaran yang terdokumentasi, serta outcome yang dapat ditindaklanjuti dalam pembelajaran berikutnya.